Pages

Senin, 16 Juni 2014

Contoh Kasus Pelanggaran Etika Dunia Maya, Cara Penyelesaian dan Analisis terhadap Undang Undang Republik Indonesia

Putera Komisiner Komisi Yudisial (KY) yang juga mantan Hakim Agung Abbas Said kini justru yang harus berhadapan dengan kasus hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus yang diduga terkait SARA oleh penyidik di penyidik Polda Metro Jaya.
Peristiwa ini bermula dari Kicauan bernada SARA dari Farhat yang disampaikanya pada 9 Januari 2013 lalu melalui akun Twitter @farhatabbaslaw. Farhat menyampaikan keberatan atas pernyataan Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta terkait penggunaan pelat nomor polisi khusus bagi pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Dia menulis “Ahok sana-sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke org umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun plat nya tetap cina!”.
Cuitan Fathat tersebut hanya dalam hitungan menit tersebar luas yang kemudian menuai beragam reaksi masyarakat di dunia maya. Salah satunya orang yang merasa terganggu dengan ‘celoteh’ bekas murid pengacara gaek OC Kaligis tersebut adalah tokoh senior Perhimpunan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan yang kemudian melaporkannya ke Polda Metro Jaya dengan sangkaan Pasal 28 ayat (2) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 4 jo 16 UU No. 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Advokat Tidak Kebal Hukum
Terhadap masalah ini, semula Farhat merasa ciutannya tak akan masuk ke ranah hukum, laporan Anton Medan hanya gertakan dan paling-paling selesai di meja mediasi. Tetapi ternyata polisi benar-benar memproses laporan tersebut. Farhat berkali-kali meminta maaf baik ke Ahok maupun Anton Medan tetapi kata maafnya tidak digubris. Sebagai pelapor Anton Medan kekeh proses hukum harus jalan. Sampai akhirnya status Farhat dinaikkan menjadi tersangka. Meski berprofesi sebagai advokat bukan berarti kebal hukum. Dihadapan hukum siapapun dan apapun profesinya semua sama dan sederajat (equel before the law).
Soal Farhat benar atau salah biarlah proses hukum yang nanti akan menguji, karena manakala sudah masuk ranah criminal justice system masih banyak prosedur yang harus dilalui untuk sampai pada vonis hakim. Namun dalam kasus ini ada catatan penting yang patut kita renungkan bersama terutama bagi mereka yang akrab dan bergelut dengan teknologi informasi yang punya ‘dunia’ sendiri yang sering disebut dengan dunia maya.
Semenjak Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau lebih dikenal dengan Undang-Undang ITE (UU ITE) negara memberikan rambu-rambu agar masyarakat pengguna teknologi harus bijak. Komunikasi di dunia maya juga dituntut untuk mengindahkan ‘tata krama’ sebagai mana ketika kita hidup di dunia nyata. Hal ini untuk merespon ledakan teknologi informasi yang mengalami revolusi sedemikian rupa sehingga masyarakat di muka bumi ini bisa terhubung dengan mudah satu sama lain.
Munculnya berbagai macam media sosial seperti facebooktwitterinstagram,twoo dan sejenisnya memudahkan masyarakat global melakukan bentuk komunikasi dengan mudah selain itu dapat digunakan untuk menunjang pekerjaan, ajang curhat,mejeng hingga mengkritisi kebijakan negara. Di sisi lain lalu lintas jutaan manusia di jejaring sosial tersebut juga sangat berpeluang menciptakan benturan, baik disengaja maupun tidak, baik antar individu maupun komunal atau sebaliknya. Jadi seperti pisau bermata dua, ada positif dan negatifnya.

Hukuman lebih Berat
Oleh karena itu menurut UU ITE kita dilarang bahkan diancam pidana bila seeaknya melontarkan hal-hal yang mengganggu ketertiban umum, asusila maupun yang melanggar undang-undang seperti melakukan pencemaran nama baik terhadap pihak lain.
Ancaman pencemaran nama baik di dunia maya berdasarkan UU ITE hukumannya lebih berat sampai dengan 6 tahun. Padahal bila di dunia nyata ancaman penghinaan sebagaimana diatur KUHP Pasal 310 maksimal hanya 9 bulan. Suka atau tidak norma tersebut hingga hari ini masih ada dan akan tetap diberlakukan, kecuali UU ITE tersebut direvisi/diganti.
Maka itu jalan untuk menghindari jerat UU ITE tiada lain kita sebagai pengguna teknologi informasi harus bijak sebagaimana saat berkomunikasi di dunia nyata. Ada etika, norma maupun tata krama yang mesti kita patuhi manakala berselancar di jejaring sosial. Manakala hal tersebut diabaikan niscaya kita akan berurusan dengan proses hukum yang panjang dan melelahkan.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 11 TAHUN 2008
TENTANG
INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK


BAB VII

PERBUATAN YANG DILARANG
Pasal 28
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).


Pasal 4 huruf b angka 1 UU 40 Tahun 2008
Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis
 “Menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang karena perbedaan ras dan etnis yang berupa perbuatan”:  1. membuat tulisan atau gambar untuk ditempatkan ,ditempelkan, atau disebarluaskan ditempat umum atau tempat yang lainnya yang dapat dilihat atau dibaca orang lain"

sumber : kelompok3742.wordpress.comkompasiana.com

Sabtu, 14 Juni 2014

Random


Okay, I get bored and decide to change livejournal header with that sleepy-nino picture. And this from AnAn magazine. I choose nino because his birthday will come this month yeayy!! \(^o^)/ cause, recently Arashi was very active with their 15th anniversary. Hawaii-things, waku waku gakkou, their shows and Pikanchi Half is coming this YEAR!! It will show only in Tokyo but I'm happy to them (arashi) cause their promise was come true. If you watch Pikanchi 2 making? talk secret? what-is-that, they said that they will be happy if they can make another pikanchi after 10 year since then. I will wait for waku waku gakkou tokyo report from now~ and my essay is nihil. I haven't start it yet. Wish me luck guys! I'm worried about myself... :(
Toriaezu, ganbarou ne? ^o^)9

Rabu, 21 Mei 2014

Arafes 2013 Release Today ! !

Do you know??
Today is Arafes'13's release day~! \(^0^)/
Though I didn't PO on it but I'm happy to know that they are selling both in DVD and Bluray! It must be one of you got your copy isn't it? It's really expensive for me as student. hehe ^^;

DISC 1

1
[Disc 1] HAPPINESS
Happiness
2
[Disc 1] GORIMUCHUU
五里霧中
3
[Disc 1] CARNIVAL NIGHT PART2
CARNIVAL NIGHT part2
4
[Disc 1] LOVE RAINBOW
Love Rainbow
5
[Disc 1] STEP AND GO
Step and Go
6
[Disc 1] WILD AT HEART
ワイルド アット ハート
7
[Disc 1] SUMMER SPLASH!
Summer Splash!
8
[Disc 1] LOVE SITUATION
Love Situation
9
[Disc 1] FIGHT SONG
ファイトソング
10
[Disc 1] FRIENDSHIP
Friendship
11
[Disc 1] SHAKE IT !
Shake it !
12
[Disc 1] SEASON
season
13
[Disc 1] NATSU NO OWARI NI OMOU KOTO
夏の終わりに想うこと
14
[Disc 1] STILL...
Still...
15
[Disc 1] T.A.B.O.O
T.A.B.O.O
16
[Disc 1] PIKANCHI DOUBLE
PIKA★★NCHI DOUBLE
17
[Disc 1] TROUBLEMAKER
Troublemaker
18
[Disc 1] ENERGY SONG-ZEKKOUCHOU CHOU!!!!-
エナジーソング~絶好調超!!!!~
19
[Disc 1] SKETCH
スケッチ
20
[Disc 1] KISS KARA HAJIMEYOU
Kiss からはじめよう
21
[Disc 1] GREEN
Green
22
[Disc 1] HEY HEY LOVIN` YOU
Hey Hey Lovin' You
23
[Disc 1] GIMMICK GAME
Gimmick Game
24
[Disc 1] RAIN
Rain
25
[Disc 1] MAGICAL SONG
Magical Song
26
[Disc 1] MIKOSHIBOY
MIKOSHIBOY
27
[Disc 1] RE(MARK)ABLE
Re (mark)able
28
[Disc 1] LA TORMENTA 2012
La tormenta 2012
29
[Disc 1] TOKEI JIKAKE NO UMBRELLA
時計じかけのアンブレラ
30
[Disc 1] ONE LOVE
One Love
31
[Disc 1] TRUTH
truth
32
[Disc 1] 5*10
5×10

DISC 2

1
[Disc 2] FACE DOWN
Face Down
2
[Disc 2] MEIKYUU LOVE SONG
迷宮ラブソング
3
[Disc 2] OH YEAH!
Oh Yeah!
4
[Disc 2] HADASHI NO MIRAI
ハダシの未来
5
[Disc 2] A.RA.SHI
A・RA・SHI
6
[Disc 2] KANSHA KANGEKI AME ARASHI
感謝カンシャカンゲキ雨アメ嵐アラシ
7
[Disc 2] AKASHI
8
[Disc 2] KOTOBA YORI TAISETSU NA MONO
言葉より大切なもの
9
[Disc 2] LOVE SO SWEET
Love so sweet
10
[Disc 2] SAKURA SAKE
サクラ咲ケ
11
[Disc 2] EYES WITH DELIGHT
EYES WITH DELIGHT
12
[Disc 2] VOICE
voice
I want to watch it!! Someone please lend me yours (>.<)
That is, admin deshita~

source : cdjapan

Selasa, 20 Mei 2014

[Translation] Arashi's J-web : Ohno Satoshi

(c) J-web

May is coming to an end ! Will rainy season start next month!? Have an umbrella handy!!
- Satoshi -

Random-things about Arashi and Amazing Spiderman 2 Cast


Have you watch Arashi ni Shiyagare (2014.04.19) where there are special guest. Yes, The casts of Amazing Spiderman 2 is coming to Arashi ni Shiyagare to promote their movie. Andrew Garfield, Emma Stone and Jammy Fox was coming and playing basket and Japanese game. At first Arashi introduction their self one by one with their broken english *lol* to the casts. That's the best part ! And hey, Leader improving his english says 'Leader' in better way xD

Okay, that's not the point of this post. Back to the topic, not long after airing the recording on TV she (Emma stone) appeared on America's talk show 'The Kelly & Michael'. She is talking about her promoting Amazing Spiderman 2 in Asia and MC asking her about the journey (promotion tour). And Emma talking a bit about Arashi, though she didn't said Arashi's name but she reffere Arashi as Japanese Boyband like One Direction. So, Arashi ni Shiyagare left good experience for her. ^^

*please watch Anishi first and this show, watch Anishi till the end (I like kendama performance part)*

Sabtu, 03 Mei 2014

Httperf : Software (tools) yang melakukan testing secara otomatis

Dalam dunia nyata beragam tool dapat digunakan untuk melakukan pengujian performansi web server, misalnya Paessler Webserver Stress Tool yang berbayar maupun httperf yang berupa open source tool. Kali ini admin akan membahas secara singkat mengenai open source tool httperf tersebut. Httperf merupakan salah satu tool yang dapat dimanfaatkan sebagai media dalam melakukan pengujian terhadap kemampuan reply rate, standar deviasi dan error rate suatu web server (David M. 1998).

Uji performansi terhadap sistem web server yang ada menentukan seberapa baik performanya, sehingga dapat dilakukan suatu perubahan-perubahan untuk meningkatkan performansinya (Obaidat 2010).

Uji performansi memiliki bentuk-bentuk tersendiri sebagai berikut:
1)     Performance Test
Uji performansi digunakan untuk menguji setiap bagian dari suatu web server untuk menemukan teknik terbaik untuk mencapai optimasi ketika trafik web meningkat.
2)     Load Test
Load test dilakukan dengan pengujian website menggunakan estimasi trafik dari sebuah website yang mampu dilayani. Caranya adalah mendefinisikan waktu maksimum sebuah halaman web dimuat. Pada akhir pengujian dilakukan pembandingan seberapa maksimum waktu yang dibutuhkan untuk membuka halaman web pada sebuah web server.
3)     Stress Test
Stress test adalah berupa simulasi serangan “brute force” yang menjalankan muatan atau permintaan secara berlebihan menuju web server. Tujuan stress test adalah untuk estimasi muatan maksimum sebuah web server sanggup menanganinya.

Dalam pengujian performansi web server, tujuan utamanya adalah mengetahui tingkat kejenuhan dari web server. Komponen yang dibutuhkan dalam pengujian web server adalah sebagai berikut:
1)     Sebuah server yang menjalankan perangkat lunak web server
2)     Satu atau lebih klien yang menjalankan perangkat lunak pembangkit paket
3)     Jaringan yang menghubungkan klien dengan server

Web server sendiri adalah program yang menerjemahkan alamat URL baik dalam bentuk nama file, yang kemudian mengirimkan kembali file tersebut maupun dalam bentuk nama program dan menjalankan program itu lalu mengirimkan kembali output dari program tersebut melalui internet (Ben & Peter 1999).
Pada dasarnya tugas web server hanya ada dua, yaitu:
1.     Menerima permintaan (request) dari klien, dan
2.     Mengirimkan apa yang diminta oleh klien (response)

Httperf adalah program untuk mengukur kinerja atau performansi dari web server yang dibuat oleh David Mosberger dari HP Labs.Httperf menyediakan fitur yang fleksibel dalam pembuatan beban kerja sesuai dengan parameter yang diberikan padanya (Rasian 2009). Httperf merupakan sebuah tool untuk sistem operasi turunan UNIX. Httperf dapat membangkitkan sejumlah paket load dan mendukung HTTP/1.0 dan HTTP/1.1 (Bullock 2007).

Dalam sebuah pengujian web server sederhana, klien membuat sejumlah besar permintaan dari web server, sehingga akan terukur throughput yang berupa jumlah reply per second dari web server tersebut.

Cara paling mudah dalam mengukur performansi sebuah web server adalah dengan mengirimkan permintaan ke server dengan rate tertentu dan mengukur waktu permintaan tadi tiba kembali. Pengujian dilakukan beberapa kali dengan meningkatkan permintaan secara monoton hingga pada rate tertentu didapatkan server menjadi jenuh (saturated).

Hasil pengukuran dari httperf ini memberikan data mentah tentang kinerja dari web server, namun berbeda dari kondisi pada dunia nyata, hal ini dikarenakan pada pengujian web server ini hanya satu file yang dilakukan permintaan, sehingga algoritma caching web server tidak teruji secara keseluruhan (Julian 2001).

Untuk mulai menggunakan httperf, langkah yang dilakukan pertama adalah instalasi aplikasi tersebut ke komputer. Apabila menggunakan Ubuntu atau Linux Mint, cukup ketikkan perintah berikut :
apt-get install httperf
Untuk beberapa kasus, httperf perlu di-compile sendiri. Misalnya saja ketika request per detik yang diberikan ke server berjumlah sangat banyak. Oleh karena itu, berikut ini beberapa langkah singkat untuk mengcompile httperf :
1.         Buka file /usr/include/linux/posix_types.h, kemudian ubah konstanta __FD_SETSIZE dari 1024 menjadi 50000
2.         Download source code httperf
3.         Extract file yang telah diunduh ke suatu direktori, kemudian masuk ke direktori hasil ekstraksi tadi.
4.         Setelah itu ketikkan perintah ./configure
5.         Ketikkan perintah make dan make install
6.         httperf pun siap digunakan jika tidak ada error yang terjadi

Kemudian, jika ingin menggunakan httperf ini untuk menguji performa, ada beberapa option penting yang perlu diperhatikan, yaitu :
  • –server=IP/domain webserver : option ini digunakan untuk menentukan lokasi server yang ingin kita uji.
  • –uri=RESOURCE : option ini digunakan untuk menentukan file apa yang ingin diakses oleh httperf, apabila ingin memasukkan root directory dari website, tinggal masukkan saja / (slash)
  • –num-conns=INT : option ini digunakan untuk menentukan berapa kali koneksi ke server akan dilakukan
  • –rate=INT : option ini digunakan untuk memberitahu httperf, berapa request per detik yang harus dikirimkan


Sebagai contoh, jika kita ingin menguji suatu website di localhost, dengan file yang ingin diakses adalah index.php, dan httperf ingin melakukan koneksi sebanyak 1000x dengan 100 request/detik, maka perintahnya adalah seperti ini :
httperf --server=localhost --uri=/index.php --num-conns=1000 --rate=100

Dan hasilnya dapat dilihat seperti gambar 1, yakni :
gambar 1

Pada gambar, terdapat connection-rate, connection-time, request rate, reply rate, reply time, errors, dan berbagai macam keterangan lainnya. Keterangan mengenai hasil ini sebetulnya sudah cukup jelas, atau dapat juga dilihat di manual httperf. Tetapi ada 1 poin yang perlu perhatian khusus, yaitu di bagian Errors, ada error yang namanya fd-unavail. Error ini disebabkan httperf yang tidak dapat membuat socket baru akibat dari open file descriptor yang digunakan sudah terlalu banyak. Dan ini menyebabkan hasil ujicoba tidak valid, karena masalah berasal dari sisi klien. Untuk itulah, kenapa di atas, disarankan untuk mengkompilasi httperf sendiri.

Error fd-unavail tidak boleh bernilai selain 0 atau ujicoba anda akan mendapatkan hasil yang tidak valid. Selain melakukan proses kompilasi sendiri, yang perlu dilakukan untuk menghindari error tersebut adalah mengetikkan perintah ulimit seperti di bawah ini sebelum httperf berjalan :
ulimit -n 50000

Standar matrik keluaran dari httperf dapat dikelompokkan sebagai berikut (Theodore 2003) :
a.      Total Section
Menampilkan jumlah total koneksi TCP yang dibuat, jumlah permintaan/ request, jumlah respon, dan waktu keseluruhan dari pengujian yang dilakukan.
b.     Connection Section
Menjelaskan kinerja koneksi TCP yang dihasilkan selama pengujian.
c.      Request Section
Menampilkan jumlah request per second yang didapatkan dari pengujian.
d.     Reply Section
Menampilkan statistik dari jumlah reply per second terhadap pengujian yang dilakukan.
e.      Miscellaneous Section
Menyediakan laporan tentang penggunaan CPU dan pemanfaatan jaringan pada mesin klien
f.      Error Section
Menampilkan jumlah error yang ditemukan selama pengujian. Pada error section ini terdapat bagian client-timo yang sangat berguna untuk mengetahui titik jenuh (saturated point) suatu web server.

Pada dasarnya, httperf sudah merupakan aplikasi yang cukup kuat untuk menguji kinerja sistem web server. Hanya saja, apabila kita ingin melakukan beberapa kali percobaan, misalkan dengan nilai request/detik yang berbeda-beda, tidak dapat dilakukan oleh httperf. Kemudian output  dari httperf akan muncul langsung ke terminal, sehingga untuk mencatat hasilnya, kita hanya bisa mencatat secara manual atau membuat sebuah script untuk mencatat hasilnya. Setiap software atau aplikasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga perlu dilakukan perbaikan dan memunculkan aplikasi atau software yang lebih baik dari sebelumnya.

Referensi :